15 September 2009

Info Jalur Mudik melalui CCTV



klik disini Live CCTV

21 Agustus 2009

Jadwal Puasa

12 Agustus 2009

Lowongan Pekerjaan PT. Angkasa Pura

PT Angkasa Pura II (Persero), perusahaan pengelola jasa kebandarudaraan dan pelayanan lalu lintas udara di kawasan Barat Indonesia, mengundang Anda yang mempunyai semangat, integritas tinggi, ulet, dan kompeten untuk bergabung dan mengembangkan karir menjadi Tenaga PKWT untuk posisi:

Jenjang SLTA
1. Pelaksana Pengamanan Bandara (Aviation Security)
2. Pelaksana Pertolongan Kecelakaan Penerbangan – Pemadam Kebakaran/ PKP-PK (Fire Fighting & Rescue)

Jenjang Diploma
1. Pelaksana Apron Movement Control
2. Pelaksana Air Traffic Services -- ATC
3. Pelaksana Air Traffic Services -- AIS
4. Pelaksana Air Traffic Services -- FSO
5. Pelaksana Teknik Elektronika
6. Pelaksana Teknik Listrik Mekanikal & Peralatan (TLMP)
7. Pelaksana Teknik Umum
8. Personalia dan Umum -- Pelaksana Personalia
9. Personalia dan Umum -- Pelaksana Humas
10. Personalia dan Umum -- Arsiparis
11. Personalia dan Umum -- Perawat Umum dan Gigi
12. Keuangan dan Akuntansi
13. Pelaksana Komersial

PERSYARATAN UMUM :
A. Sumber Umum;
1. Batas usia:
* Usia minimal 18 tahun dan maksimal 22 tahun (lahir antara Agustus 1987 – Agustus 1991) bagi pelamar dengan pendidikan SLTA;
* Usia minimal 18 tahun dan maksimal 24 tahun (lahir antara Agustus 1985 – Agustus 1991) dengan pendidikan SLTA yang telah memiliki SKP/STKP (Surat Tanda Kecakapan Personil);
* Usia maksimal 24 tahun (lahir setelah Agustus 1985) bagi pelamar dengan pendidikan D2,;
* Usia maksimal 28 tahun (lahir setelah Agustus 1981) bagi pelamar dengan pendidikan D3/S1.
2. Belum menikah yang dinyatakan oleh pejabat yang berwenang, serendah-rendahnya oleh Lurah;
3. IPK minimal 2,75 (skala 4) bagi pelamar tingkat D2, D3 / S1;
4. Rata-rata nilai di STTB atau nilai Ujian Akhir Nasional adalah 7 bagi pelamar tingkat SLTA;
5. Berbadan sehat yang dinyatakan oleh Surat Dokter dan tidak berkacamata/contact lens untuk fungsi PAM, PKP-PK, ATS dan AMC;
6. Berkelakuan baik yang dinyatakan oleh Surat Keterangan Catatan Kepolisian;
7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT AP II;
8. Mengikuti seluruh tahapan seleksi.

B. Sumber Internal/Outsourcing
1. Merupakan karyawan dari perusahaan outsourcing di lingkungan PT Angkasa Pura II (Persero)/PT AP II;
2. Usia minimal 18 tahun maksimal 35 tahun (lahir antara Agustus 1991 – Agustus 1974);
3. IPK minimal 2,75 (skala 4) bagi pelamar tingkat D3/S1;
4. Berbadan sehat yang dinyatakan oleh Surat Dokter dan tidak berkacamata/contact lens untuk fungsi PAM, PKP-PK, ATS dan AMC;
5. Berkelakuan baik yang dinyatakan oleh Surat Keterangan Catatan Kepolisian;
6. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT AP II;
7. Mengikuti seluruh tahapan seleksi

PERSYARATAN KHUSUS :
1. Pelaksana Pengamanan Bandara (Aviaton Security)
1. Pria/Wanita;
2. Pendidikan SLTA (Umum/Kejuruan);
3. Tinggi badan minimal 165 cm (untuk pria) dan 160 cm (untuk wanita);
4. Tidak buta warna dan tidak berkaca mata/contact lens.
2. Pelaksana Pertolongan Kecelakaan Penerbangan – Pemadam Kebakaran / PKP-PK (Fire Fighting & Rescue)
1. Pria;
2. Pendidikan SLTA (Umum/ Kejuruan Teknik);
3. Tinggi badan 165 cm;
4. Tidak buta warna dan tidak berkaca mata/contact lens.
3. Pelaksana Apron Movement Control / AMC
1. Pria;
2. Pendidikan D3 Teknik, Manajemen Operasi Bandar Udara, Penerbangan/Transportasi Udara, Administrasi;
3. Tinggi badan minimal 165 cm;
4. Tidak buta warna dan tidak berkaca mata/contact lens.
4. Pelaksana Air Traffic Services - ATC/AIS/FSO
1. Pria/Wanita;
2. Pendidikan D2 Pengatur Lalu Lintas Udara (RLLU) / D2 Pengatur Penerangan Aeronautika (RPA); D2 Pengatur Kompen (RKP/FSO), D3 PLLU, D3 PPA, dan memiliki SKP Junior ATC/AIS/FSO;
3. Tidak buta warna dan tidak berkaca mata/contact lens.
5. Pelaksana Teknik Elektronika;
1. Pria/Wanita;
2. Pendidikan D3 Teknik Elektronika/Navigasi Udara/Informatika;
3. Tidak buta warna.
6. Pelaksana Teknik Listrik Mekanikal & Peralatan / TLMP
1. Pria/Wanita;
2. Pendidikan D3 Teknik Listrik/Mekanikal (Elektro);
3. Tidak buta warna.
7. Pelaksana Teknik Umum
1. Pria/Wanita;
2. Pendidikan D3 Teknik Sipil;
3. Tidak buta warna.
8. Personalia & Umum
1. Pelaksana Personalia
1. Pria/wanita;
2. Pendidikan D3 Administrasi/Manajemen Informatika/Ilmu Sosial;
3. Tidak buta warna
2. Pelaksana Humas
1. Pria/wanita;
2. Pendidikan D3 Humas/Public Relation;
3. Tidak buta warna
3. Arsiparis
1. Pria/wanita;
2. Pendidikan SLTA dan telah mengikuti Pelatihan Arsiparis;
3. Pengalaman minimal 2 tahun di bidangnya;
4. Tidak buta warna.
4. Perawat Umum dan Gigi
1. Pria/wanita;
2. Pendidikan D3 Perawat Umum/Gigi;
3. Pengalaman 3 tahun di bidangnya;
4. Tidak buta warna.
9. Pelaksana Keuangan & Akuntansi
1. Diutamakan Pria;
2. Pendidikan D3 Manajemen Keuangan/Akuntansi/Perpajakan;
3. Tidak buta warna.
10. Pelaksana Komersial
1. Pria/Wanita;
2. Pendidikan D3 Ekonomi Manajemen/Administrasi/Ilmu Sosial;
3. Tidak buta warna.

KETENTUAN LAIN :
1. Untuk semua posisi, kecuali Pelaksana Pengamanan Bandara (AVSEC) dan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan – Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dengan lokasi seleksi KCU Bandara Soekarno-Hatta , aplikasi lamaran hanya melalui on-line . Tidak ada jalur lain yang digunakan untuk pengiriman lamaran
2. Untuk posisi Pelaksana Pengamanan Bandara (AVSEC) dan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan – Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dengan lokasi seleksi KCU Bandara Soekarno-Hatta, penerimaan lamaran menggunakan 2 (dua) jalur, yaitu secara online ATAU pendaftaran langsung . Pelamar hanya boleh menggunakan salah satu jalur pengiriman lamaran. Pendaftaran langsung dilakukan di Gedung Community Center Bandara Soekarno Hatta Pintu M1 mulai tanggal 18 Agustus 2009 – 22 Agustus 2009 pukul 09.00 – 17.00 WIB. Pelamar yang memilih menggunakan jalur pendaftaran langsung harus membawa semua dokumen yang dipersyaratkan (tercantum pada point Penting Untuk Dipersiapkan).
3. Bagi Pelamar yang pernah mengirimkan lamaran ke PT Angkasa Pura II (Persero) diwajibkan memperbaharui lamaran dengan tatacara ini.
4. Pelamar wajib memiliki alamat e-mail pribadi yang masih aktif untuk dapat mengikuti proses seleksi ini. Kami tidak melayani alamat e-mail yang salah input oleh pelamar.
5. Setelah mengisi formulir aplikasi dan mengirimkannya kembali secara on-line , pelamar akan mendapat konfirmasi registrasi . Konfirmasi tersebut berisi nomor registrasi yang akan digunakan selama proses seleksi. Anda tidak dapat menerima e-mail registrasi apabila alamat e-mail yang anda input salah dan atau sudah tidak aktif, sehingga anda tidak bisa log-in untuk pengumuman selanjutnya.
6. Pelamar hanya diperkenankan melakukan satu kali registrasi on-line. Untuk itu pastikan Anda telah menuliskan semua data dengan benar, sebelum menekan tombol KIRIM . Kami tidak melayani perbaikan data yang salah input oleh pelamar.
7. Pelamar wajib mengisi aplikasi dengan data/informasi yang sebenar-benarnya karena data ini akan diklarifikasi dengan benar saat pelaksanaan verifikasi dokumen.
8. Masa waktu registrasi on-lin e adalah 8 Agustus 2009 s/d 22 Agustus 2009.
9. Aplikasi yang masuk setelah batas akhir registrasi dan atau tidak melamar sesuai aturan dianggap tidak berlaku.
10. Keputusan hasil seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
11. Pada setiap tahapan seleksi, hanya pelamar yang dinyatakan lulus dapat masuk ke tahap seleksi berikutnya.
12. Proses rekrutmen dan seleksi ini tidak dikenakan biaya apapun .
13. Segala biaya transportasi dan akomodasi para pelamar menjadi tanggungan pribadi pelamar.
14. Pengumuman hasil seleksi administrasi dan pelamar yang berhak mengikuti seleksi selanjutnya dapat dilihat di website www.ppm-rekrutmen.com pada Senin , 31 Agustus 2009 , pukul 21.00 WIB.

PENTING UNTUK DIPERSIAPKAN :
1. Bagi Anda yang kemudian dinyatakan lolos seleksi administrasi, akan diminta hadir pada Tes Tahap I di lokasi dan waktu yang tercantum di bawah dengan membawa dokumen dan kelengkapan sebagai berikut :
1. Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku, asli dan fotocopy
2. Fotocopy ijazah yang sesuai dengan persyaratan pendidikan dan telah dilegalisir oleh pejabat berwenang
3. Fotocopy transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang
4. Fotocopy sertifikat keahlian lainnya yang relevan
5. Fotocopy akte kelahiran dari instansi berwenang
6. Data Riwayat Hidup yang harus didownload dari website www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in, data riwayat hidup yang telah diisi diserahkan dalam bentuk print out *
7. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian
8. Surat Keterangan Sehat dari Dokter
9. Kartu Peserta Seleksi yang harus didownload dari website www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in. Mohon dilengkapi dan ditempel foto, kemudian dibawa dalam bentuk print out pada setiap tahapan tes *
10. Pas Foto Berwarna ukuran 4 x 6 berlatar belakang merah sebanyak 2 lembar
11. Surat Pernyataan keabsahan dokumen yang harus didownload dari website www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in, surat pernyataan yang telah diisi dan ditandatangani di atas materai diserahkan dalam bentuk print out *
12. Surat Pernyataan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT AP II yang harus didownload dari website www.ppm-rekrutmen.com setelah Anda log in, surat pernyataan yang telah diisi dan ditandatangani di atas materai diserahkan dalam bentuk print out *
13. Surat Keterangan Belum Menikah dari pejabat yang berwenang serendah-rendahnya dikeluarkan oleh Lurah (khusus untuk pelamar umum);
14. Surat Referensi dari perusahaan outsorcing saat ini (khusus untuk pelamar internal/outsourcing)
15. Alat tulis: pensil 2B, bolpoint, dan penghapus

(*) Bagi pelamar posisi Pelaksana Pengamanan Bandara (Avsec) dan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan – Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dengan lokasi seleksi KCU Bandara Soekarno Hatta yang memilih menggunakan jalur pendaftaran langsung, lembar formulir akan diberikan di tempat pendaftaran. Nomor registrasi akan diberikan di lokasi pendaftaran.
2. Seluruh berkas dimasukkan ke dalam map folio
1. Warna biru untuk pelamar umum
2. Warna merah untuk pelamar internal/outsourcing

Tuliskan nama dan nomor registrasi Anda pada map tersebut.
3. Mohon mempersiapkan seluruh dokumen dengan lengkap dan benar. Jika ditemukan ketidaklengkapan dokumen dan/atau ketidaksesuaian data pada dokumen dengan berkas lamaran, Anda akan dinyatakan gugur pada Tes Tahap I

RANGKAIAN KEGIATAN SELEKSI :
1. Seleksi Administrasi
2. Tes Fisik khusus untuk posisi Pelaksana Pengamanan Bandara ( Avsec), Pelaksana Pertolongan Kecelakaan Penerbangan – Pemadam Kebakaran ( PKP-PK), dan Pelaksana Apron Movement Control
3. Tes Pengetahuan Umum/Substansial dan Bahasa Inggris
4. Tes Psikologis
5. Tes Kesehatan
6. Wawancara Akhir

Lokasi tes : Jakarta dan Medan
Waktu tes : diberitahukan lebih rinci pada saat pengumuman per tahap
Pertanyaan dan informasi hubungi: ap2@ppm-rekrutmen.com
Call Center : 021-2300 313 ext 2353 dan 2360, jam 08.00 – 19.00 WIB, hari Senin - Sabtu

=======
LINK:
Form aplikasi untuk pelamar umum: http://www.ppm-rekrutmen.com/angkasapura/umum.php
Form aplikasi untuk pelamar internal/outsourcing: http://www.ppm-rekrutmen.com/angkasapura/internal.php

Info lengkap: http://www.ppm-rekrutmen.com/angkasapura/

17 Juli 2009

Radio Online






atau klik disini Radio Online

10 Juni 2009

lumayan sms gratis


Ada sms gratis nih lumayan...tinggal klik z link nya disini atau di menu kanan paling bawah juga ada

30 April 2009

EGO KALAHKAN AKAL SEHAT?

Cerdas ideal tentunya punya beberapa variabel. Yang jelas bikers harus bisa mengendalikan diri dan berhitung untung rugi sebelum bertindak. Jika masalahnya sepele, haruskah beradu argumen secara keras?

Di sisi lain kita tidak tahu situasi kejiwaan orang yang diajak berseteru. Banyak kejadian tragis sampai terjadi pembunuhan disebabkan kejadian sepele. Di sini ego mengalahkan akal sehat.

“Cerdas ala bikers itu pertama tahu persis handling motor. Ini mengurangi potensi celaka dan senggolan. Kedua, rendah hati dan selalu punya state of mind yang baik terutama positif thinking dengan lingkungan sekitar,” jelas Shahrul ‘Gogon’ Sah, senior Classic Bikers Batavia.

Positif thingking mungkin menjadi kunci utama. Saat melakukan aktivitas kita ingin selamat ke tempat tujuan. Dalam perjalanan, segalanya bisa terjadi dan mental harus siap menerima itu. Dengan begitu bikers akan tetap cermat dan santun dalam bertindak.


SEPULUH HAL YANG PATUT DICERMATI DALAM BERKENDARA

1. Selalu meningkatkan skill dalam

menguasai motor
2. Paham betul bahwa jalanan bukanlah ajang

konfrontasi
3. Paham bahwa negara ini adalah negara

hukum
4. Membiarkan aparat berwenang menangangani

jika terjadi konflik
5. Berusaha keras mengendalikan diri dalam

situasi paling tidak menyenangkan sekalipun
6. Selalu menerapkan positif thinking dalam

segala situasi
7. Selalu berhitung untung dan rugi sebelum

melakukan tindakan
8. Tetap mengasah hati nurani agar bisa

berempati pada orang lain
9. Sadar tujuan sebenarnya saat melakukan

perjalanan
10. Memiliki prinsip bahwa semua pengguna

jalan memiliki hak dan kewajiban sama

18 April 2009

Touring

“Touring” - berkendara jarak jauh secara bersama-sama dengan tujuan tertentu.

Untuk itu sebelum berkendara (khususnya jarak jauh) perlu diperhatikan beberapa hal dan dipastikan dipastikan semuanya berjalan dengan baik dan seharusnya. Seperti contoh berikut :
# Sistem pembakaran pada mesin (tanki dan saluran BBM, busi, karburator, saringan udara, dll)
# Sistem penggerak (clutch/kopling , oli, rantai penggerak, gear, bearing, dll)
# Sistem pengereman (disc brake, kaliper, kanpas rem, dll)
# Sistem kemudi (batang kemudi, swing arm, ban, shock absorber, dll)
# Sistem listrik (spull, CDI, lampu-lampu, klakson, kabel-kabel, dll).

Standard Kendaraan Touring

* STNK : masih berlaku
* SIM : masih berlaku
* No. Polisi : lengkap [depan-belakang]
* Spion : standard, lengkap, bisa digunakan
* Lampu Depan : berfungsi dgn baik [dekat dan jauh]
* Lampu Rem belakang : berfungsi dgn baik [rem depan dan belakang serta lampu malam]
* Sistem Rem : [depan-belakang] dapat berfungsi dengan baik.
* Aki : berfungsi dengan baik dan berkualitas baik.
* Ban : dengan ukuran standard [ban uk. 200 tidak di perkenankan dipakai]
* Tekanan Ban : STD 29 depan dan 33 belakang, jika sendiri dan kondisi cuaca cenderung dingin maka tekanan ban dikurangi supaya traksi antara ban dan aspal tetap terjaga.
* Rantai dan gear : dalam kondisi baik dan tidak kendor
* Mesin : peforma mesin dalam kondisi yang baik pula.
* Running Check : Motor dapat dikendarai dengan baik
* Lampu Hazard / Plip-plop : HANYA digunakan oleh Leader dan sweeper saja.
* Knalpot : Memakai knalpot standard / menggunakan peredam
* Busi cadangan : ada
* Sekring cadangan : ada
* Tool Kit standard : ada
* Jas Hujan : wajib ada, model setelan (baju+celana) jangan yang jubah.
* Masker / slayer / balaklava : ada, jika hujan lebih baik dilepas karena klo basah akan menghambat sistem pernapasan.
* Sarung Tangan : wajib ada [usahakan bahan kulit], minimal half (model buntung)
* Helm Full face : wajib ada [di usahakan dgn kaca bening/smoke] Boncenger Wajib pula memakai helm, minimal dengan Half Face
* Jaket: Klub/Komunitas
* Pelindung dada : ada
* Sepatu tinggi : ada [yang melindungi mata kaki]
* Tas / sleeping bag : ada
* Karet Jaring : wajib ada [sebagai pengikat tas/barang bawaan diatas Jok Motor]
* Perlengkapan pribadi : ada [handuk, baju, etc.]
* Matras : ada [jika ada]
* Celana Turing : ada [jika ada], jika tidak ada pakai celana panjang jeans
* Body Protector : ada [jika ada], klo ada full mulai dari siku ampe lutut.

* Box / sidebag… yang didalam terdapat tali derek dan PPPK

Sumber : http://tric.or.id

13 Februari 2009

Arti Ulang Tahun

Ulang tahun = peringatan hari kelahiran yang ditandai dengan suka cita. Biasanya dirayakan dengan berbagai cara sambil mengundang keluarga, teman, relasi dll. tp sayang tidak setiap orang memperingati hari ulang tahunnya dengan perayaan. Ada yang tidak merayakannya secara terang-terangan, terlebih mereka yang kemampuan ekonominya pas-pasan kadang malah tidak merayakannya sama sekali.

Banyak orang merayakan hari ulang tahunnya dengan pesta-pesta besar dan meriah. Apalagi di usia tertentu seperti 17 tahun, 25 tahun, 50 tahun, 60 tahun dan sebagainya. Tak jarang bagi orang berduit, hanya untuk merayakan pesta ulang tahun saja biaya yang dikeluarkan mencapai ratusan juta rupiah.

Hari ulang tahun tak hanya diperingati oleh orang. Lembaga, organisasi, institusi bahkan negara pun memperingati hari ulang tahunnya dengan berbagai macam perayaan yang meriah. Misalnya upacara resmi, lomba, pentas seni, bakti sosial dan sebagainya. Hal ini kemudian menjadi suatu tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan dengan berbagai keunikan yang menyertainya.

Di jaman sekarang ini, perayaan ulang tahun sudah menjadi bagian dan gaya hidup yang tidak terpisahkan bagi masyarakat. Anggapan bahwa peringatan hari kelahiran merupakan sesuatu yang istimewa yang hanya datang sekali dalam setahun itu sudah berlaku secara umum di seluruh dunia. Untuk itulah orang merasa perlu memperingatinya.

Akan tetapi, motif orang dalam merayakan hari ulang tahunnya berbeda-beda. Ada yang sekedar ikut-ikutan tetangga, ada yang ingin dianggap modern dan tidak dikatakan kuno, ada pula yang ingin berbagi rezeki dengan membagikan makanan dalam bentuk pesta, bahkan ada yang cuma ingin mendapat kado dari tamu yang diundangnya. Semua itu diwujudkan dalam bentuk pesta perayaan.

Satu hal yg mungkin tidak kita sadari, bahwa tahun baru bukan berarti membuat kita menjadi bertambah muda, namun justru menunjukkan usia kita menjadi semakin tua. Selain itu jatah kontrak kehidupan di dunia ini pun menjadi berkurang. Kita terhanyut dalam gemerlapnya pesta dan perayaan tanpa berpikir mengenai hal itu.

Ada yang beranggapan bahwa usia boleh tua, namun semangat tetap muda. Tetapi setiap manusia tidak akan pernah mampu menghalangi datangnya ketuaan. Tua tetaplah tua, semakin tua fisik, akan berkurang kemampuannya. Ketahanan tubuh pun mungkin akan menurun secara perlahan namun pasti. Tubuh tidak mampu mempertahankan keremajaannya, seluruh fungsi organ tubuh akan menurun disadari atau tidak disadari. Itulah proses kehidupan yang mesti kita alami.

Tahun baru ataupun ulang tahun sebenarnya merupakan pengingat bagi kita. Waktu akan terus berjalan dan hari akan terus berganti. Masa lalu tak akan pernah kembali atau terulang lagi dalam hidup kita. Sebab setiap manusia memiliki masa tersendiri dalam hidupnya. Masa kecil, masa bermain, masa sekolah, masa pacaran, masa remaja, masa berkeluarga, masa muda, masa tua, masa berkarya dan masih banyak lagi lainnya.
Dalam ajaran agama kita juga dianjurkan untuk berbuat baik terhadap sesama dan lingkungan kita masing-masing. Setiap orang tak ingin dirinya dinilai buruk oleh orang lain. Tahun baru, tak ada salahnya kita jadikan tonggak untuk lebih meningkatkan kualitas diri kita di hadapan manusia dan juga di hadapan ALLAH SWT.

Ulang tahun dan tahun baru, tetap akan berulang secara rutin dan teratur dalam kehidupan yang kita jalani. Kedua momen tersebut sudah menjadi bagian dari hidup kita sejak kita dilahirkan dan sejak kalender pertama diperkenalkan untuk menandai perhitungan waktu.

Tak ada yang aneh, tak ada yang perlu dipertanyakan. Kita hanya berharap menjadi lebih baik lagi di berbagai sisi kehidupan. Saya yakin, siapapun tak ada yang mengharapkan hidupnya menjadi lebih buruk dari sebelumnya.

(Sumber : berlianmanda.blog.friendster.com)

09 Februari 2009

Benarkah Film ''Perempuan Berkalung Surban'' Menyesatkan


Mereka yang terlibat dalam film itu sangat terlihat sekali ketidakpahaman mereka terhadap sejarah, tradisi, karakteristik dan jiwa pesantren., Film ''Perempuan Berkalung Surban'' telah menyesatkan.Mereka menggambarkan persepsi yang salah, padahal keadaan yang sebenarnya tidak seperti itu

Film ''Perempuan Berkalung Sorban'' besutan Sutradara Hanung Bramantyo yang sedang diputar di bioskop dinilai banyak mengandung muatan agama yang menyesatkan. Film yang diadopsi dari novel karya Abidah Al Khalieqy itu juga dianggap telah melecehkan Alquran dan Hadits, serta telah menjelek-jelekan pesantren.

Salah satu pesan yang dianggap menyesatkan dalam film itu adalah dialog antara Kiai Hanan, ayah Anissa (Joshua Pandelaky) dengan Annisa (Revalina S Temat). Dalam dialog itu, Kiai Hanan berkata, "Jelas Alquran dan Hadits mengharamkan perempuan keluar rumah sendiri tanpa muhrim, meski untuk belajar."

''Yang membuat saya kaget, dialog itu dihadirkan secara berulang dengan adegan yang berbeda,'' cetus staf pengajar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Fitriyani Aminudin kepada Republika, Ahad (1/2). Padahal, kata Fitriyani, tak ada satupun ayat dalam Alquran dan Hadits yang melarang perempuan untuk keluar rumah.

Ia menegaskan, penggunaan kata ''berdasarkan Alquran dan Hadits'' dalam film itu sebagai bentuk pelecehan kitab suci yang amat menyakitkan. Reaksi keras terhadap Film ''Perempuan Berkalung Sorban'' juga dilontarkan Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Ali Mustafa Yakub. Pakar ilmu Hadits itu menyatakan, tak ada satu pun ayat dalam Alquran dan Hadits yang mengharamkan perempuan untuk keluar rumah.

"Yang ada justru hadits yang sebaliknya,'' tegas Kiai Ali Mustafa. ''Janganlah kamu melarang perempuan-perempuanmu untuk ke masjid (menimba ilmu),'' ucapnya mengutip sebuah hadits. Anggota Komisi Fatwa MUI itu menilai, Film ''Perempuan Berkalung Surban'' telah menyesatkan. "Mereka menggambarkan persepsi yang salah, padahal keadaan yang sebenarnya tidak seperti itu. Itu sangat tidak benar. Menurut saya film itu menyesatkan."

Kiai Ali juga menyoroti adegan Anissa menunggang kuda. ''Dalam film itu digambarkan bahwa perempuan dilarang menunggang kuda. Padahal pada zaman Nabi banyak perempuan yang sudah menunggang kuda,'' tuturnya. Menurut dia, film tersebut telah menyampaikan ajaran agama yang salah. ''Sebaiknya tidak usah ditonton."

Selain itu, Fitriyani juga memaparkan banyaknya adegan yang ganjil dalam film itu. Ia mengkritisi sejumlah dialog dan gambar yang mencoba membandingkan Alquran serta Hadits dengan buku Bumi Manusia karya Pramudya Ananta Tur. "Siapapun yang menontonnya, dalam film ini terdapat kesan kuat yang menggambarkan kebodohan kaum santri mengharamkan buku-buku Komunis,'' cetus Fitriyani.

Fitriyani menilai film itu mengedepankan pesan utama kebebasan yang mencoba membandingkannya dengan pesantren. "Ada sebuah kesalahan fatal, karena mereka (pembuat film) tak mendalami lebih dahulu karakter dan tradisi pendidikan pesantren,'' tegasnya. Ia menilai mereka yang terlibat dalam film itu sangat terlihat sekali ketidakpahaman mereka terhadap sejarah, tradisi, karakteristik dan jiwa pesantren.

''Ini merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap pesantren," kata wanita yang juga pernah mondok di salah satu pesantren Jawa Timur itu. Menanggapi reaksi keras dari kalangan umat Islam itu, Sutradara Film ''Perempuan Berkalung Sorban'', Hanung Bramantyo membantah adanya dialog haramnya perempuan keluar rumah yang didasarkan pada Alquran dan Hadits. "Tak ada dialog seperti itu, itu hanya pendapat sang Kiai yang notabene pemilik pesantren bukan berdasarkan Alquran dan Hadits,'' kilahnya.

Hanung menambahkan, ia mengadopsi keadaan pesantren dan kegiatannya dari novel karya Abidah Al Khalieqy yang merupakan hasil pengamatan Abidah.

(sumber :www.republika.co.id)

05 Februari 2009

Tirani dan Anarki

Ketika penguasa bertindak sewenang-wenang, akan lahir tirani. Dan ketika aksi rakyat menjadi liar dan brutal tak terkendali, muncullah anarki. Dua kejadian di tempat berbeda memunculkan fenomena yang sama; kekerasan.
Demo ribuan pendukung pembentukan Provinsi Tapanuli berakhir rusuh. Pendemo mengubrak-abrik isi ruang rapat paripurna. Tak hanay itu, ketua DPRD sumatera utara Abdul Aziz Angkat menjadi korban pemukulan dan akhirnya meninggal dunia karena penyakit jantung.
Di Pakenjang Kabupaten Garut, seorang oknum anggota polisi stempat memeregakan laku seorang tirani. Dengan kekuasaan, pangkat dan jabatannya, ia menggebrak Ucu, sopir truk. Gara-garanya, truk Ucu yang meuntahkan muatan pasir dianggap menghalangi jalan. Tak hanya itu, kabarnya oknum petugas itu sempat mengeluakan pistol. Tindakan itu rupanya membuat kaget jantung Ucu sehingga tak kuat lagi berdetak. Ucu pingsan dan akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke puskesmas.
Jika aparat mengagung-agungkan jabatan, pangkat dan kekuasannya, maka tindakannya tidak akan pernah berbuah pelayanan yang ikhlas kepada rakyat. Gerak pengabdiannya bukan lagi untuk kemaslahatan umat. Tapi semata demi memuaskan syahwat kuasa.
Aparat semacam itu lebih dari Louis XIV yang berseru, “L’Etat c’est moi”, negara adalah saya. Dengan segenap kekuasaan ditangannya, kekerasan demi kekerasan adalah kebenaran.
Dan rakyat yang mengatasnamakan demokrasi, kebebasan untuk bersuara, namun berlaku anarkis dan tak mengindahkan nilai-nilai demokrasi, sesungguhnya adalah tiran berjubah humanis.
Kekuasaan bukanlah untuk menakut-nakuti wong cilik dan demokrasi bukanlah alat untuk menghakimi. Kita akan merasa ngeri apabila aparat dan massa pamer keuatan tanpa rasio.
Apa jadinya negeri ini bila aparat dan rakyat bermental seperti despot? Hanya kekerasan demi kekerasan yang akan menular ke tengah masyarakat dan menghancurkan perjalanan bangsa ini.
Tidak ada pembenaran atas nama apapun terhadap tindakan para pelaku. Demonstrasi adalah keniscayaan demokrasi, tapi tentu tak perlu dengan jalan anarki. Masih banyak jalan yang bisa ditempuh untuk menemukan solusi sebuah persoalan.
Sungguh suatu pelajaran yang sangat berharga dari kejadian di Medan dan Garut ini. Berlaku santun dalam tugas, tidak akan membuat harga diri jatuh.
Justru disitulah nilai seorang berada. Ketika mempunyai kuasa dan mampu untuk memperbudak seseorang, ia tidak melakukannya. Begitu juga, ketika seseorang mampu membuat kerusakan, tapi ia bisa meredamnya, itulah nilai tertinggi yang diperoleh. Seperti halnya yang diteladankan oleh Ali bin Ali Thalib, tatkala musuh yang tak berdaya meludahi wajahnya, dia tak jadi membunuh musuh itu. Ali berperang bukan karena nafsu diludahi, tapi semata karena Allah SWT. Itulah nilai kemuliaan sejati.

(Sumber : TribunJabar)